Minggu, 11 Maret 2012

CARA PEMBUATAN COVER BUKU


CARA PEMBUATAN COVER BUKU

Bahan bahan :
-Foto foto yang akan di pakai
-Software seperti coreldraw &phothosohop
-Komputer
-flashdisk
Cara pembuatan :
Pertama-tama saya membuat desain nya terlebih dahulu, setelah nitu saya memilih tema. tumbuhan saya jadikan tema yang akan di buat cover saya ,setelah itu saya langsung hunting foto untuk bahan desain cover ujikom saya .setelah bahan terkumpul besok nya saya mengerjakan tugas ini di sekolah karena ini adalah tugas ujikom jurusan .setelah itu saya langsung mengdesain di komputer memakai software coreldraw untuk memasukan huruf, logo,barcode dan memperjelas wana unutk background nya ,
sedangkan mengdesain nya saya memilih memakai software photoshop karena disana banyak sekali tools dll nya yang bisa di pakai untuk mengdesain cover buku yang akan saya buat .





Dari huruf nya saya memakai huruf :
Tiranti Solid LET.
Times New Roman.
Arial.
Warna nya saya memilih warna .
 Hijau untuk background.
 Kuning untuk grafisnya.
 Dan warna dari bunga nya memilih warna asli dari bunga tersebut
Setelah menyelesaikan cover nya saya langsung meng acc kepada guru pembimbing untuk menanyakan hasil yang kurang dan meminta pendapat terhadap cover yang saya buat tersebut .
setelah hasil nya di setujui oleh pembimbing cover buku terseut langsung di print ke dalam kertas A3 HVS tersebut .setelah itu saya meng acc lagi ke pada guru pembimbing saya pun di kasih saran untuk membenarkan mana yang salah .setelah di benarkan cover tersebut langsung di print asli ke dalam kertas GLOSI (kertas FOTO) .
setelah hasil di print cover tersebut langsung di terapkan di bingkai figura ,agar terlihat nya bagus untuk di pandang.
Setelah itu saya melaksanakan persentasi.

Bagian yang ada di cover buku ini :
  
Kenapa saya memilih bunga kertas(bougenvillea)
Penjelasan tentang bunga tersebut
Kembang kertas atau populer juga dengan nama bugenvil (ejaan Inggris: cf. bougainville; nama ilmiah: Bougainvillea, terutama B. glabra) merupakan tanaman hias populer. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbunnya. Seludang bunga ini kerap dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunganya yang benar adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang.
Tanaman bunga kertas atau bougainvillea ini mempunyai bagian tanaman yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainvillea menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah.
Berasal dari Amerika Selatan, tanaman ini sering ditanam di taman dan kawasan perumahan. Pada waktu tanaman ini berbunga, tanaman ini mempunyai kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. (Seludang bunga ( atau spatha) merupakan daun pelindung, yang seringkali berukuran besar, yang menyelubungi seluruh bunga majemuk waktu belum mekar. Seludang bunga dapat dijumpai pada struktur generatif ("bunga") tumbuhan anggota suku aren-arenan (Arecaceae dan suku talas-talasan (Araceae). Seludang bunga sebenarnya merupakan suatu bentuk khusus dari daun pelindung (bractea)).
Bougainvillea disebut tanaman bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai ciri – ciri seperti kertas. Nama Inggris bunga ini adalah Bougainvillea yang diambil dari nama Sir Louis Antoine de Bougainville, seorang prajurit AL Perancis. Antara jenis pokok bunga kertas tersohor ialah Bougainvillea ‘Elizabeth Angus’; Bougainvillea ‘Red’; Bougainvillea Pultonii; Bougainvillea ‘Easter Parade’ dan Bougainvillea ‘Lady Mary Baring’.
Perawatannya pun mudah, tidak memerlukan waktu yang lama karena spesies tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan beriklim tropis dan khatulistiwa seperti negara kita dan bisa tumbuh hingga 10 meter tingginya. Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang. Perkembang biakannya pula hanya memerlukan keratan batang yang disemai di dalam bungkus plastik ataupun pot dengan cara mudah. Selain itu, tanaman ini juga mempunyai sulur yang rapat, daun yang lebar dan berbentuk bujur tirus yang mampu membentuk rimbunan pokok di kawasan halaman rumah atau juga sebagai tumbuhan pagar di kawasan yang menarik.
Walaupun tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India.
Tarikan mempesona bunga ini menjadi perbincangan penduduk di negara kita karena terkesan dengan bentuknya dan warnanya yang menarik hati. Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna.
Sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan sempurna mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.

Kembang kertas atau populer juga dengan nama bugenvil (ejaan Inggris: [ˌbuː
ɡɨnˈvɪliə][1]cf. bougainville; nama ilmiah: Bougainvillea, terutama B. glabra) merupakan tanaman hias populer. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. Keindahannya berasal dari seludang bunganya yang berwarna cerah dan menarik perhatian karena tumbuh dengan rimbunnya. Seludang bunga ini kerap dianggap sebagai bagian bunga, walaupun bunganya yang benar adalah bunga kecil yang terlindung oleh seludang.
Tanaman bunga kertas atau bougainvillea ini mempunyai bagian tanaman yang berwarna-warni. Oleh karena itu, tanaman bougainvillea menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah.
Berasal dari Amerika Selatan, tanaman ini sering ditanam di taman dan kawasan perumahan. Pada waktu tanaman ini berbunga, tanaman ini mempunyai kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Bentuknya adalah pohon kecil yang sukar tumbuh tegak. (Seludang bunga ( atau spatha) merupakan daun pelindung, yang seringkali berukuran besar, yang menyelubungi seluruh bunga majemuk waktu belum mekar. Seludang bunga dapat dijumpai pada struktur generatif ("bunga") tumbuhan anggota suku aren-arenan (Arecaceae dan suku talas-talasan (Araceae). Seludang bunga sebenarnya merupakan suatu bentuk khusus dari daun pelindung (bractea)).
Bougainvillea disebut tanaman bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai ciri – ciri seperti kertas. Nama Inggris bunga ini adalah Bougainvillea yang diambil dari nama Sir Louis Antoine de Bougainville, seorang prajurit AL Perancis. Antara jenis pokok bunga kertas tersohor ialah Bougainvillea ‘Elizabeth Angus’; Bougainvillea ‘Red’; Bougainvillea Pultonii; Bougainvillea ‘Easter Parade’ dan Bougainvillea ‘Lady Mary Baring’.
Perawatannya pun mudah, tidak memerlukan waktu yang lama karena spesies tumbuhan ini sangat sesuai ditanam di kawasan beriklim tropis dan khatulistiwa seperti negara kita dan bisa tumbuh hingga 10 meter tingginya. Batang tanaman bunga ini agak keras, mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang. Perkembang biakannya pula hanya memerlukan keratan batang yang disemai di dalam bungkus plastik ataupun pot dengan cara mudah. Selain itu, tanaman ini juga mempunyai sulur yang rapat, daun yang lebar dan berbentuk bujur tirus yang mampu membentuk rimbunan pokok di kawasan halaman rumah atau juga sebagai tumbuhan pagar di kawasan yang menarik.
Walaupun tanaman ini berukuran kecil dan berbentuk corong, namun memiliki banyak manfaat. Contohnya saja untuk dandanan rambut, campuran bunga untuk mandian pewangi, dan sebagai kegunaan di upacara pemakaman bagi kaum Cina dan India.
Tarikan mempesona bunga ini menjadi perbincangan penduduk di negara kita karena terkesan dengan bentuknya dan warnanya yang menarik hati. Warna bunga ini terdiri dari berbagai macam warna, seperti jingga, merah menyala, merah jambu, merah pucat, kuning, ungu, putih, dan berbagai campuran warna.
Sedikit perawatan ringkas, penyiraman air dan pemupukan sempurna mampu mengembalikan kesegaran tanaman bunga kertas ini dalam jangka waktu kurang dua minggu. Dan jika ingin tanaman bunga kertas ini berbunga seterusnya, kita hanya perlu mengurangi pemberian air dan pupuk lantas meletakkan pot tanaman di tempat yang terkena sinar matahari.
Manfaat bunga kertas
kembang kertas merupakan tanaman asli meksiko dan dapat ditemuan sampai ketinggian 1.400 m dpl. tanaman ini menyukai tempat2 terbuka yang terkena cahaya matahari

biasa ditanama secara bergerombol ditaman2 ataus di pekarangan sebagai tanaman hias atau bunganya digunakan sebagai bunga potong. terna menahun yang tumbuh tergak dan berambut kasar ini tingginya sekitar 30 -50 cm daunya berwarna hijau, letaknya berhadapan. helaian daun bentuknya memanjang, ujung runcing , pangkal memeluk batang, tepi rata tulang daun melengkung. bentuk bunga seperti bunga aster dengan warna yang beraneka ragam seperti merah tua merah muda kuning . perbanyak dengan biji

penyakit yang dapat diobati : Disentri , Kencing Nanah , Bisul , Sakit pada putting susu

cara pemakaian : untuk bagian luar , giling tanaman sampai halus san segera dibubuhkan pada bagian yang sakit, seperti pada bisul atau sakit pada putting susu. sedangkan untuk pemakain dalam , seluruh bagaian tanaman dapat direbus dan airnya diminum , secukupnya bisa 3 kali sehari .
 
Tujuan nya :
Ingin mempromosikan bunga kertas agar di budidaya kan sebagai tanaman hias yang di pakai untuk memperindah karangan di rumah .
Dan manfaat nya pun banyak sekali ,di buku ini memperjelaskan tentang bagai mana struktur bunga kertas tersebut di mulai dari manfaatnya bunga tersebut dan tentang banyak nya yang ingin membudidayakan bunga tersebut .

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar